hehe...
ada kenalan yang lagi nyiapin wedding. Trus dia nulis di blognya baru keliling2 mayestik untuk nyari wedding dressnya.
Uuuuh aku mau lagiii!
Punya alasan untuk berkitar-kitar di pasar kain, berada di antara sekian banyak motif brokat dan laces...
hmmmm =D
hmmmm =D
Wednesday, July 1, 2009
Friday, June 26, 2009
....
26 Juni 2009
jumat
8:08 PM
udah dari jam 5 lewat saya nge-hang.
saya ga cape.
ngantuk juga ga.
cuma...ga pengen ngapa-ngapain aja. mandi udah. laper, ga gitu2 amat.
baca novel udah.
...
hang.
jumat
8:08 PM
udah dari jam 5 lewat saya nge-hang.
saya ga cape.
ngantuk juga ga.
cuma...ga pengen ngapa-ngapain aja. mandi udah. laper, ga gitu2 amat.
baca novel udah.
...
hang.
Thursday, June 25, 2009
An Illustrator Learn to Design
I'm shocked.
Beberapa waktu yang lalu, saya menerima sebuah pekerjaan desain. Mendesain. Ingat, saya bukan seorang graphic designer. Saya seorang ilustrator. Saya memberi port folio ilustrasi kepada calon(pada waktu itu) klien saya waktu itu. She like those illustrations, jadi dia mempercayakan saya untuk mendesain sekitar selusin item(OK deh, 9) di tokonya. Saya menyebutnya Graphic Accesories. Item-item itu terdiri dari desain ulang papan nama(papan nama toko di pinggir jalan, di bagian luar), signage penunjuk barang(directory), sampai kartu ucapan dan shopping bag ramah lingkungan.
Hal pertama yang saya pertanyakan adalah, "Mampukah saya?akan menjadi seberapa rumitkah hal ini?" Tetapi, saya memutuskan untuk mencobanya. So I accept this project.
Untuk shopping bag dan kartu ucapan, saya masih bermain2 dengan ilustrasi. Oh,tapi, saya sangat stress dengan program vector. Saya ga bisa vector. Tapi percetakan semua mintanya COREL. Photoshop is my hero. And I don't meant to change it. Tapi saya tidak bisa mengelak, toh. Persoalannya sempat berlarut-larut, and this is something I must anticipate next time.
Pertanyaan berikutnya tiba ketika saya sampai pada desain signage barang dan petunjuk lantai. Saya harus mengamati konteks yang lebih besar. Suatu hari saya memutuskan bahwa tidak bisa tidak, saya harus survei ulang. Saya menghabiskan waktu berjam-jam di toko tersebut. Mengamati, mengukur, dan menggambar. Saya berhasil membuat preliminary yang yah, bolehlah. Tetapi masalah (BESAR) datang ketika saya mendatangi kontraktor signage nya.
Dan tiba-tiba saya sadar bahwa selama ini saya bermain di pinggiran. Saya tahu bahwa saya harus terjun lebih dalam, tapi saya berusaha menghindarinya, hingga saya datang ke si kontraktor dan saya harus menghadapi kenyataan: I have to deal with material and measurements and accuracy.
You know? Saya berusaha menghindar dengan anggapan2 "this is design, not architecture". Tapi nampaknya, saya harus mengerjakannya dengan intensitas yang sama. Dengan keribetan yang tak jauh berbeda, dengan dulu ketika saya membuat detail2 mainan anak2 untuk playground(dulu, waktu saya masih arsitek junior). And I try to run cos I don't have enough time. Cos I must start another project next week.
O yea, plus, actually I know this client still have to learn willing to pay more for "design". Dan gue masih saja mendesain dengan naif. Tanpa pertimbangan terhadap material dan budget. What does I have to do? always making back up plan? or maybe think more on the next design. But how bout those preliminary she'd already agree? How bout that? raaaargh. And it's already 3 PM now. Last thursday in June. Great.
Hah.
OK lah. Saya senang telah tersadar.
Tuesday, June 2, 2009
Tiba-tiba Saya Rindu
Tiba-tiba saya rindu pada kesungguhan.
Salah satu sahabat saya mengalami kecelakaan. sekarang ia harus bedtress dan mengalami pemulihan keretakan tulang leher. Saya dan beberapa orang sahabat lainnya banyak arguing mengenai sikapnya yang eksklusif, dimana ia seakan2 membuat ruang yang membatasi kami untuk ikut bergabung.
Saya sendiri, kadang bingung dan kesal,tapi di lain waktu, saya berusaha untuk menjadi...apa adanya buat dia. Yang saya tidak tahu, sejauh mana pilihan2 saya benar -untuknya. Karena tetap saja saya masih merasa kurang me-mantain persahabatan ini.
Lalu suami saya menyebut cozy street corner, dan saya membuka youtube mereka. Dan saya rindu musik akustik. Rindu live performance.Rindu Hari Kemarin. Karena musik akustik live adalah sesuatu yang ia sukai. Dan mungkin menikmatinya bersama bisa membuat kami kembali ke hari kemarin.
Pertemanan yang kita bangun selama ini, dalam lingkup belasan persona ini, benarkah menyelami apa yang ada di dada? Sudahkah memberi ruang pada sahabat untuk berkembang dan menyelami dirinya sendiri? Ada kalanya saya masih merasa sesak dalam lingkup ini. Dan mungkin ketidak percayaan itulahyang kita gambarkanketika kita menghadapinya....sehingga ruang itu ia bangun disekellingnya...dan aku hanya bisa bertamu kapan-kapan.
Aku rindu kehangatan...dari pembicaraan dari hati ke hati dengan sahabat.
Salah satu sahabat saya mengalami kecelakaan. sekarang ia harus bedtress dan mengalami pemulihan keretakan tulang leher. Saya dan beberapa orang sahabat lainnya banyak arguing mengenai sikapnya yang eksklusif, dimana ia seakan2 membuat ruang yang membatasi kami untuk ikut bergabung.
Saya sendiri, kadang bingung dan kesal,tapi di lain waktu, saya berusaha untuk menjadi...apa adanya buat dia. Yang saya tidak tahu, sejauh mana pilihan2 saya benar -untuknya. Karena tetap saja saya masih merasa kurang me-mantain persahabatan ini.
Lalu suami saya menyebut cozy street corner, dan saya membuka youtube mereka. Dan saya rindu musik akustik. Rindu live performance.Rindu Hari Kemarin. Karena musik akustik live adalah sesuatu yang ia sukai. Dan mungkin menikmatinya bersama bisa membuat kami kembali ke hari kemarin.
Pertemanan yang kita bangun selama ini, dalam lingkup belasan persona ini, benarkah menyelami apa yang ada di dada? Sudahkah memberi ruang pada sahabat untuk berkembang dan menyelami dirinya sendiri? Ada kalanya saya masih merasa sesak dalam lingkup ini. Dan mungkin ketidak percayaan itulahyang kita gambarkanketika kita menghadapinya....sehingga ruang itu ia bangun disekellingnya...dan aku hanya bisa bertamu kapan-kapan.
Aku rindu kehangatan...dari pembicaraan dari hati ke hati dengan sahabat.
Sunday, May 31, 2009
Question
Apa yang dicari dari seorang ilustrator? their personal touch? The concept behind?
Kalau ke khasan seorang artist yang dipentingkan, berarti jumlah order yang bisa diterima terbatas dong. You can imagine,(even) if an illustrator only draw the sketch, they have still have time limitation to do it.
Berarti nilainya dia dong yang harus bertambah terus. Dalam hal industri buku indonesia, I'm not very much optimistic. Even tough a book illustration is not the only kind of job.
Kalau ke khasan seorang artist yang dipentingkan, berarti jumlah order yang bisa diterima terbatas dong. You can imagine,(even) if an illustrator only draw the sketch, they have still have time limitation to do it.
Berarti nilainya dia dong yang harus bertambah terus. Dalam hal industri buku indonesia, I'm not very much optimistic. Even tough a book illustration is not the only kind of job.
Wednesday, May 27, 2009
naskah VS desain
-:Jadi, kodz? besok deadline naskah lho
+:Tapi-tapi...desain direktori barang belon dapet...reklame jg belon mantep..
_:tapi ntar telat lagi dong naskahnya?
+:ya abis.....aku lagi smangatnya ngerjain desain...ntar ilang ni kalo ditinggal...
-: deadline is deadline...
+: iya sih... tapi tapi tapi....
-: yah...terserah deh...
Gue lagi memegang prinsip:
1. kerjain satu PER satu. ga bisa tuh kodz, smuanya dikerjain barengan. Ketularan Sam juga sih...kekekkkk...maap ya sayang. ya tapi kmaren ngerjain ilustrasi Bobo berhasil tuh. Walo dengan darah dan air mata(baca: 4 hari ngerjain 1 ilustrasi cerpen padahal gua punya sejibun kerjaan laen, kejahatan banget ga sih,ngambil waktu 4 hari). Hasilnya memuaskan(walo bikin tangan gue ampe hari ini keplitek n badan gue sakit ampir seminggu) ...!
kayak senen sore kmaren aku dapet email pointer naskah, trus BT semaleman, dan pagi besoknya, dan ampe siang, kepikiran ampe ga pengen kerja sama sekali. coba deh. cuma gara2 email naskah. aku ini emang menyebakan. jadi hari ini gue putuskan ga mikirin naskah itu, walo...udah besok booo deadlinenya... hugh...hugh...hguhhh...(terengah2)
2. Do the things you feel groovy. Kalo lagi berasa enak ngerjain desain or gambar, lebih baik gue turutin deh. biasanya OK hasilnya.
Jadi... rencana gue untuk naro sesi kerja malem ini untuk naskah jangan2 ga berhasil...aku masih mau ngerjain direktori....reklame... hauuu...!!!
yeah, we'll see what happen tmorrow.
c u, dude!
+:Tapi-tapi...desain direktori barang belon dapet...reklame jg belon mantep..
_:tapi ntar telat lagi dong naskahnya?
+:ya abis.....aku lagi smangatnya ngerjain desain...ntar ilang ni kalo ditinggal...
-: deadline is deadline...
+: iya sih... tapi tapi tapi....
-: yah...terserah deh...
Gue lagi memegang prinsip:
1. kerjain satu PER satu. ga bisa tuh kodz, smuanya dikerjain barengan. Ketularan Sam juga sih...kekekkkk...maap ya sayang. ya tapi kmaren ngerjain ilustrasi Bobo berhasil tuh. Walo dengan darah dan air mata(baca: 4 hari ngerjain 1 ilustrasi cerpen padahal gua punya sejibun kerjaan laen, kejahatan banget ga sih,ngambil waktu 4 hari). Hasilnya memuaskan(walo bikin tangan gue ampe hari ini keplitek n badan gue sakit ampir seminggu) ...!
kayak senen sore kmaren aku dapet email pointer naskah, trus BT semaleman, dan pagi besoknya, dan ampe siang, kepikiran ampe ga pengen kerja sama sekali. coba deh. cuma gara2 email naskah. aku ini emang menyebakan. jadi hari ini gue putuskan ga mikirin naskah itu, walo...udah besok booo deadlinenya... hugh...hugh...hguhhh...(terengah2)
2. Do the things you feel groovy. Kalo lagi berasa enak ngerjain desain or gambar, lebih baik gue turutin deh. biasanya OK hasilnya.
Jadi... rencana gue untuk naro sesi kerja malem ini untuk naskah jangan2 ga berhasil...aku masih mau ngerjain direktori....reklame... hauuu...!!!
yeah, we'll see what happen tmorrow.
c u, dude!
gue mohon...
Gue ga tau apa yang harus gue mohonkan untuk dia.
A lot of money? my other ***** do not really think about money too much. He stay happy with his everyday life and his surrounding.
But she? That kinda helpless feeling maybe not just because of material matter. Well, of course it will be an issue, which is ALREADY an issue right now. But there are greater things. To love your spouse. Your life. Deal with your environment.
I don't have a clue.
don't...
rrarrrghhh....
...............................................................................................................................................................................................................
Subscribe to:
Posts (Atom)
