Tuesday, June 2, 2009

Tiba-tiba Saya Rindu

Tiba-tiba saya rindu pada kesungguhan.

Salah satu sahabat saya mengalami kecelakaan. sekarang ia harus bedtress dan mengalami pemulihan keretakan tulang leher. Saya dan beberapa orang sahabat lainnya banyak arguing mengenai sikapnya yang eksklusif, dimana ia seakan2 membuat ruang yang membatasi kami untuk ikut bergabung.

Saya sendiri, kadang bingung dan kesal,tapi di lain waktu, saya berusaha untuk menjadi...apa adanya buat dia. Yang saya tidak tahu, sejauh mana pilihan2 saya benar -untuknya. Karena tetap saja saya masih merasa kurang me-mantain persahabatan ini.

Lalu suami saya menyebut cozy street corner, dan saya membuka youtube mereka. Dan saya rindu musik akustik. Rindu live performance.Rindu Hari Kemarin. Karena musik akustik live adalah sesuatu yang ia sukai. Dan mungkin menikmatinya bersama bisa membuat kami kembali ke hari kemarin.

Pertemanan yang kita bangun selama ini, dalam lingkup belasan persona ini, benarkah menyelami apa yang ada di dada? Sudahkah memberi ruang pada sahabat untuk berkembang dan menyelami dirinya sendiri? Ada kalanya saya masih merasa sesak dalam lingkup ini. Dan mungkin ketidak percayaan itulahyang kita gambarkanketika kita menghadapinya....sehingga ruang itu ia bangun disekellingnya...dan aku hanya bisa bertamu kapan-kapan.

Aku rindu kehangatan...dari pembicaraan dari hati ke hati dengan sahabat.

Sunday, May 31, 2009

Question

Apa yang dicari dari seorang ilustrator? their personal touch? The concept behind?

Kalau ke khasan seorang artist yang dipentingkan, berarti jumlah order yang bisa diterima terbatas dong. You can imagine,(even) if an illustrator only draw the sketch, they have still have time limitation to do it.

Berarti nilainya dia dong yang harus bertambah terus. Dalam hal industri buku indonesia, I'm not very much optimistic. Even tough a book illustration is not the only kind of job.

Wednesday, May 27, 2009

naskah VS desain

-:Jadi, kodz? besok deadline naskah lho
+:Tapi-tapi...desain direktori barang belon dapet...reklame jg belon mantep..
_:tapi ntar telat lagi dong naskahnya?
+:ya abis.....aku lagi smangatnya ngerjain desain...ntar ilang ni kalo ditinggal...
-: deadline is deadline...
+: iya sih... tapi tapi tapi....
-: yah...terserah deh...

Gue lagi memegang prinsip:
1. kerjain satu PER satu. ga bisa tuh kodz, smuanya dikerjain barengan. Ketularan Sam juga sih...kekekkkk...maap ya sayang. ya tapi kmaren ngerjain ilustrasi Bobo berhasil tuh. Walo dengan darah dan air mata(baca: 4 hari ngerjain 1 ilustrasi cerpen padahal gua punya sejibun kerjaan laen, kejahatan banget ga sih,ngambil waktu 4 hari). Hasilnya memuaskan(walo bikin tangan gue ampe hari ini keplitek n badan gue sakit ampir seminggu) ...!
kayak senen sore kmaren aku dapet email pointer naskah, trus BT semaleman, dan pagi besoknya, dan ampe siang, kepikiran ampe ga pengen kerja sama sekali. coba deh. cuma gara2 email naskah. aku ini emang menyebakan. jadi hari ini gue putuskan ga mikirin naskah itu, walo...udah besok booo deadlinenya... hugh...hugh...hguhhh...(terengah2)

2. Do the things you feel groovy. Kalo lagi berasa enak ngerjain desain or gambar, lebih baik gue turutin deh. biasanya OK hasilnya.

Jadi... rencana gue untuk naro sesi kerja malem ini untuk naskah jangan2 ga berhasil...aku masih mau ngerjain direktori....reklame... hauuu...!!!

yeah, we'll see what happen tmorrow.

c u, dude!

gue mohon...

Gue ga tau apa yang harus gue mohonkan untuk dia.
A lot of money? my other ***** do not really think about money too much. He stay happy with his everyday life and his surrounding.
But she? That kinda helpless feeling maybe not just because of material matter. Well, of course it will be an issue, which is ALREADY an issue right now. But there are greater things. To love your spouse. Your life. Deal with your environment.
I don't have a clue.
don't...
rrarrrghhh....
...............................................................................................................................................................................................................

Saturday, April 18, 2009

Mmm... Relativity?

WAWANCARA DEE dengan majalah JEUNE
Q&A with CHE - Chief Editor JEUNE:
1. Setelah melewati proses waktu dan perenungan atau atau pencarian jati diri, tolong uraikan siapakah seorang Dee itu sebenarnya?
Saya juga nggak tahu. Haha! Dan itulah indahnya. Sejauh yang saya temukan, yang namanya “diri” itu berubah-ubah, bahkan pernah juga saya merasa “diri” itu tidak ada.
2. Kira-kira apa sesungguhnya peran Dee dan untuk apa Dee di dunia ini?
Saya pun tidak tahu persis apa manfaat saya ada di dunia. Yang jelas mengapa saya bisa terlahir pasti ada penyebabnya, ada karmanya, tapi detailnya bagaimana tidak tahu, tujuan pastinya apa juga tidak tahu. Yang saya jalankan sekarang ini ya peran saya sebagaimana yang saya bisa: menulis, menulis lagu, bernyanyi, menjadi ibu, menjadi istri, menjadi Dewi yang terus berubah dan berevolusi.
3. Sudahkan menemukan jati diri pada akhirnya? Seperti apa bentuknya?
Ya itu tadi. Yang sejauh ini saya telusuri, ternyata “diri” itu cuma bentukan konsep dan fenomena yang kita anggap sebagai identitas permanen kita. Penemuan jati diri, sejauh pengalaman saya, berujung bukan pada jawaban, melainkan usainya “keinginan mencari” itu sendiri.
4. Duka atau bahagia keduanya tidak permanen, lalu apa yang permanen bagi seorang Dee?
Tidak ada.
----------------- -------------------------------------------------------------------------------
Hal pertama yang saya pikir perlu dipelajari oleh seorang anak(setidaknya anak saya) adalah...relativitas. Is that the right word?
Maksudnya begini:
1. Saya berubah. Dari sejak kuliah saya berubah. Apalagi dari sejak SMP-SMA. Perubahan yang buat saya paling mengejutkan adalah perubahan cara pandang saya terhadap berbagai hal. Bahwa hal yang dulu mati2an saya anggap baik dan saya berjanji dalam hati akan saklek tentang hal itu, - ternyata sekarang tidak harus begitu buat saya. Dan saya tidak menyesalinya. Karena ternyata banyak hal yang belum saya lihat dulu- ketika saya berpendapat harusnya A-padahal sekarang saya bisa bilang:"B juga ga papa".
2. Bagaimana seseorang memandang dunianya ternyata sangat dipengaruhi oleh berapa usianya. Apa yang ia (sudah ) alami. Karena itu saya agak sebal pada diri saya sendiri ketika saya mikir" uh,ntar kalo gue punya anak, gimana ya kalo dia pulang malem terus ktemu crowd yang ga bener-apalagi kuliah di luar kota...bla blabla..." Astaga, cerewet banget, yah, saya?! orang tua saya aja ga gitu2 amat(dan mungkin itulah kuncinya saya ga pernah merasa dicerewetin, tapi belajar sendiri bertanggung jawab sama ortu). Nah, seorang parent bisa dengan mudah me-refer pada pengalamannya semasa remaja. apa yang diinginkan anak remajanya. Bagaimana supaya ia tidak dimusuhi anaknya. Tapi seorang anak? Coba deh, kalo ada seorang ibu dan seorang ayah yang sedang mau pergi kencan berdua, trus anaknya ga mau ditinggal? emang normal sih, tapi alangkah indahnya bila seorang anak, betapa mudapun usianya, bisa belajar mengenai toleransi dan empati sedini mungkin. Karena parent juga orang lho. They nrrdtheir own life. Their own time. Kalo gitu, gue rasa kasus2 ibu rumah tangga yang merasa kurang puas pasti berkurang banyak deh.
3. Di dalam buku yang saya baca, DIMSUM TERKAHIR ada narasi dari seorang tokoh yang bilang "surga itu adanya di hati masing2 orang". Saya setuju. Well, saya kira saya setuju. Saya pikir tidak ada orang yang bisa sepenuhnya men-judge orang lain salah atau benar, selain Tuhan. Rasanya saya pernah baca kasus begini: Seorang laki-laki ditinggal oleh istrinya selingkuh atau perbuatan negatif lainnya. Sebagai orang katolik, dia tidak bisa cerai. Tapi beberapa waktu berselang laki2 ini lalu bertemu lagi dengan seorang wanita(beda agama kalo ga salah...lupa). Wanita ini baik, si laki2 ini menjadi orang yang lebih baik dgn wanita ini, dan anak2nya juga dapat menerima wanita tersebut. Lelaki yang bingung ini berkonsultasi dengan pastor. Dan pastor memberikan restunya untuk bersatu dengan wanita tersebut. Hebat banget ya, pastor itu? Karena semua fakta menunjukkan bahwa wanita tsb baik bagi lelaki itu, semua fakta kecuali satu-peraturan gereja yang menyatakan lelaki itu tidak boleh bercerai dengan istrinya yang pertama.
Apakah anak saya akan hidup di dunia yang lebih terbuka nanti?
Dunia yang bisa bilang dan setuju " surga ada di hati masing2 manusia".
Saya baru tahu kalau hidup ternyata berubah terus. Saya boleh punya cita-cita, tapi saya ga bisa tentukan apakah cita-cita saya akan dipenuhi atau tidak. Direstui atau tidak oleh Nya. Yang bisa saya lakukan, sungguh-sungguh satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah mencoba untuk melakukan yang terbaik setiap hari. Mencoba menghayati peran dan jalan yang Ia bukakan untuk saya dan keluarga saya saat ini. Lainnya, adalah urusan nanti.

Thursday, March 19, 2009

Carving from Tagua Nut


Saya sedang riset untuk naskah Kuark tentang binatang langka. Salah satunya adalah gajah yang gadingnya dipakai untuk bermacam2 barang ukiran.
Lalu saya sampai di web ini: http://www.dawnontheamazon.com/blog/2008
Rupanya para pengrajin gading telah menemukan vegetable ivory, yaitu bahan pengganti gading agar gajah tidak terus menerus diburu. Buah dari tanaman ivory palms/or tagua palms daging buahnya menyerupai material gading. Warnanya putih dan kerasnya minta ampun(mule ngasal...hehe...)
Nah, saya terkesan banget karena pas ke bali november lalu kami ketemu dengan seorang pengrajin ukiran, di daerah... mana itu ya? ubud. Si Pengrajin memperlihatkan kepada kami ukiran persis seperti foto di atas. Waktu dia cerita bahan dasarnya adalah buah, kami terbengong-bengong.
Jadi sekarang saya baru ingat lagi, dan... hebat ya, si pengrajin ubud dipesan ukirannya jauh2 dari negara sanaaa... dan hasilnya bagus banget.
Ayo ke Bali lagi! =D

Thursday, March 5, 2009

05.05.2009

Gue pengen....
Pengen apa ya?
Gue pengen punya banyak waktu untuk nggambar. banyaaak waktu. and a constance good mood =p
Sehingga gue ga perlu banyak2 termenung berpikir2, gue mau gambar gue ke arah mana, sih?
Kenapa galeri gue beda2 semua, sih? Orang bingung ga sih, kalo liat galeri gue?

And I need to meet crowd. Any crowd. I'm a bit disconnected.

yeaaa....